Kita Semua adalah Cerminan Tritunggal Maha Kudus

Kita Semua adalah Cerminan Tritunggal Maha Kudus

“Tuhan kalian ada tiga ya?”

Saya pernah mendapat pertanyaan ini dari seorang teman yang berbeda agama dengan saya. Pertanyaan yang dia sampaikan kepada saya ini membuat saya cukup kaget. Memang, Pertanyaan tentang Tritunggal Maha Kudus ini adalah pertanyaan yang paling sering kita dengarkan dari orang yang berbeda keyakinan dengan kita. Kita tentu ingin menjelaskan atau paling tidak menjawab apa itu Tritunggal Maha Kudus kepada mereka yang bertanya pada kita. Akan tetapi sulit sekali menjelaskan arti dan makna Tritunggal Maha Kudus. Apalagi ketika kita berusaha untuk menyampaikannya secara sederhana dan konkret. Pada akhirnya kita akan sampai pada titik di mana Tritunggal Maha Kudus itu memang tak bisa kita jelaskan.

Tri Tunggal Mahakudus memang tidak pertama tama untuk dimengerti, tetapi untuk kita imani. Baru sesudah menerimanya dalam iman, kita berusaha untuk memahaminya. Artinya bahwa Tritunggal Maha Kudus adalah misteri. Sesuatu yang hanya bisa kita pahami dengan iman.

Ajaran tentang Allah Tritunggal  mencapai puncak perwahyuan bahwa Allah adalah Kasih. Ini jelas terlihat dalam diri Yesus Kristus. “Begitu besar kasih Allah akan dunia ini,  sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,  supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa,  melainkan beroleh hidup yang kekal.”(Yoh 3:16) Yesus yang diutus Allah dan yang telah hadir ke dunia adalah bentuk kasih paling nyata dari kasih Allah. Yesus yang menyembuhkan orang sakit, Yesus yang membangkitkan orang mati, Yesus yang bergaul dengan semua orang adalah cerminan dari Tritunggal Yang Maha Kudus itu sendiri.

Dengan demikian sesuatu yang kita pandang sulit selama ini, yang begitu sulit untuk kita jelaskan sebenarnya telah hadir begitu dekat dan bahkan ada bersama-sama dengan kita. Ketika kita menjalankan tugas perutusan kita dengan sepenuh hati baik bagi orang-orang yang terpanggil untuk hidup membiara maupun bagi orang dengan panggilan-panggilan suci lainnya. Ketika kita berbuat kasih, membantu orang yang membutuhkan pertolongan biarpun melalui hal-hal yang kecil, pada saat itulah Tritunggal Yang Maha Kudus hadir dan tercermin dalam diri kita.

Jika demikian maka bagaimana agar kita bisa terus hidup dengan memancarkan kasih Tuhan itu? Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah dengan mendekatkan diri pada Yesus, wujud kasih yang telah hadir untuk kita. Menyerahkan diri pada-Nya dan membiarkan diri Kita digerakkan oleh-Nya. Dengan demikian kita akan selalu menunjukkan wajah kasih Allah

Akhirnya kita semua diajak untuk tidak bergelut pada pikiran kita untuk menjelaskan pertanyaan tentang Tritunggal Maha Kudus karena pada dasarnya Tritunggal Maha Kudus ada untuk diimani bukan untuk dijelaskan. Karena pada akhirnya Tritunggal Maha Kudus akan tampak pada diri setiap orang, pada tindakan setiap orang yang sungguh-sungguh mengimani-Nya dan yang mendekatkan diri Pada-Nya.

Fr, Putra Tapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *