Warisan Gus Dur

Warisan Gus Dur

Xaverian

Hal penting yang kita lakukan sekarang adalah bagaimana menghadapi persoalan konkret Bangsa Indonesia dengan berkaca pada Gus Dur. Kitalah yang ada saat ini,” ujar puteri pertama Gus Dur, Mbak Alissa Wahid dalam Dialog Antaragama yang diadakan di Wisma Xaverian Cempaka Putih, Minggu, 27/01/2013.

Kegiatan dimulai pada pukul 17.20 dan diikuti oleh 32 Frater, 2 Pastor Serikat Xaverian, dan 25 undangan lintas agama. Dalam dialog yang bertemakan “Warisan Gus Dur” tersebut, Mbak Alissa memaparkan pemikiran dan tindakan Gus Dur yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi Indonesia saat sekarang. Menurut Mbak Alissa,  Gus Dur memulai segalanya dari spiritualitasnya, yaitu bagaimana beliau bertindak berdasarkan pada penghayatan imannya sebagai seorang Muslim.

Dalam perjuangannya, Presiden RI ke-4 itu memiliki 4 level, yaitu perjuangan di lingkungan Islam, penguatan civil society, perjuangan di tingkat negara, dan perjuangan kemanusiaan. Dalam perjuangan di lingkungan Islam, Gus Dur mengemukakan pentingnya Psantren sebagai subkultur. Pada tingkat penguatan civil society, Gus Dur menggalang kaum muda untuk berjuang. Hal ini menjadi sangat terkenal pada tahun 1980-1990-an ketika beliau berjuang bersama dengan Alm. Rm. Y.B. Mangunwijaya, SJ.

Di tingkat Negara, Gus Dur melakukan perombakan yang cukup berarti dengan pembubaran departemen tertentu yang dianggap kurang efisien. Selain itu dalam kaitan dengan pluralisme, beliau mengakui Kong Hu Cu sebagai salah satu agama resmi RI.
Pada level kemanusiaan, Gus Dur melakukan banyak hal. “Beliau mengutamakan manusia,” ungkap Mbak Alissa Wahid.

Xaverian

Xaverian

 

Menurut Mbak Alissa, ada sembilan nilai dasar yang dapat kita pelajari  dari Gus Dur, yaitu spiritualitas yang dalam, kemanusiaan, keadilan,  kesetaraan, pembebasan, persaudaraan, kesederhanaan, ksatria, dan  berakar pada kearifan lokal.
“Bila semua hal itu kita miliki, cukuplah untuk menjawab persoalan  bangsa kita saat ini,” ujarnya mantap.
Kegiatan ditutup dengan makan malam bersama pada pukul 19.20.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: